Mengapa Banyak Hotel Tidak Siap Menghadapi Kompetitor Baru
Beberapa tahun lalu, ketika sebuah hotel baru dibangun di satu kawasan, reaksi yang muncul dari banyak pengelola hotel relatif mudah ditebak.
Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia
Menampilkan 9 dari 53 artikel
Beberapa tahun lalu, ketika sebuah hotel baru dibangun di satu kawasan, reaksi yang muncul dari banyak pengelola hotel relatif mudah ditebak.
Ada satu kesalahan yang hampir selalu muncul ketika target okupansi mulai meleset. Harga kamar diturunkan. Keputusan tersebut sering diambil dengan tujuan yang sederhana: meningkatkan jumlah reservasi secepat mungkin.
Ada satu respons yang hampir selalu muncul ketika tingkat okupansi mulai menurun. "Apakah harga kita terlalu mahal?"
Dalam industri hospitality, ada satu anggapan yang sudah bertahan sangat lama. "Kalau lokasinya bagus, hotel pasti ramai."
Selama bertahun-tahun, industri hospitality telah menghasilkan data dalam jumlah yang sangat besar.
Banyak hotel mengukur keberhasilan pemasaran dari jumlah tamu baru yang berhasil diperoleh setiap bulan. Laporan menunjukkan peningkatan reservasi. Kampanye digital menghasilkan lebih banyak klik.
Renovasi hampir selalu menjadi agenda besar dalam siklus hidup sebuah hotel. Lobby diperbarui agar terlihat lebih modern. Kamar direnovasi mengikuti tren desain terbaru. Restoran mendapatkan konsep baru. Koridor dicat ulang. Furnitur diganti. Bahkan tidak sedikit hotel yang mengalokasikan investasi miliaran rupiah untuk melakukan pembaruan menyeluruh terhadap properti.
Ada fenomena yang cukup menarik dalam industri hospitality. Sebagian hotel tidak pernah mengalami krisis besar, tidak kehilangan tamu secara drastis, dan tetap mencatat tingkat okupansi yang relatif stabil. Namun ketika dibandingkan dengan kompetitor setelah lima hingga tujuh tahun, jarak performanya mulai terlihat jelas.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak hotel menikmati pertumbuhan okupansi yang didorong oleh kanal Online Travel Agent (OTA). Reservasi datang setiap hari, visibilitas hotel meningkat, dan proses distribusi kamar menjadi jauh lebih mudah dibandingkan satu dekade lalu.