Artikel & Insight

Knowledge Hub Hotel Management

Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia

Menampilkan 9 dari 627 artikel

Kepuasan Karyawan Hotel: Cara Mengukur dan Meningkatkan Employee Satisfaction

Kepuasan Karyawan Hotel: Cara Mengukur dan Meningkatkan Employee Satisfaction

Apa Itu Kepuasan Karyawan Hotel? Kepuasan karyawan atau employee satisfaction adalah tingkat kepuasan employee terhadap berbagai aspek pekerjaan dan lingkungan kerja di hotel. Faktor yang memengaruhinya dapat meliputi: compensation; benefit; workload; schedule; leadership; workplace; relationship dengan rekan kerja; career development; recognition; job security. Namun employee satisfaction tidak sama dengan employee engagement. Satisfaction lebih banyak menjawab: β€œApakah saya puas dengan kondisi pekerjaan saya?” Sedangkan engagement lebih dekat dengan: β€œSeberapa besar saya mau berkontribusi dan memberikan effort untuk organisasi?” Employee dapat puas dengan pekerjaannya tetapi belum tentu engaged.

06 Aug 2026
Baca
Segmentasi Corporate Hotel

Segmentasi Corporate Hotel

Dalam industri hospitality, banyak hotel masih berfokus pada strategi mendapatkan tamu melalui Online Travel Agent (OTA) dan reservasi individu. Strategi tersebut memang efektif untuk meningkatkan okupansi secara cepat, tetapi tidak selalu memberikan stabilitas revenue dalam jangka panjang.

06 Aug 2026
Baca
Meta Ads untuk Hotel

Meta Ads untuk Hotel

Meta Ads menjadi kanal yang efektif untuk membangun permintaan sebelum calon tamu melakukan pencarian di Google. Dengan strategi yang tepat, hotel dapat memanfaatkan Facebook dan Instagram Ads untuk meningkatkan brand awareness, menghasilkan lead berkualitas, serta mendorong direct booking melalui kampanye yang terukur.

06 Aug 2026
Baca
Exit Interview Hotel: Panduan, Pertanyaan, dan Template untuk HR

Exit Interview Hotel: Panduan, Pertanyaan, dan Template untuk HR

Apa Itu Exit Interview Hotel? Exit interview adalah proses wawancara dengan employee yang akan meninggalkan hotel untuk memahami alasan, pengalaman, dan faktor yang memengaruhi keputusan mereka untuk resign. Tujuannya bukan membujuk employee agar tetap bekerja. Tujuan utamanya adalah mendapatkan data untuk memperbaiki sistem. Framework sederhananya: Employee Resign β†’ Exit Interview β†’ Data β†’ Pattern β†’ Root Cause β†’ HR Action

06 Aug 2026
Baca
Retensi Karyawan Hotel: Strategi Mempertahankan Staff Berkinerja Tinggi

Retensi Karyawan Hotel: Strategi Mempertahankan Staff Berkinerja Tinggi

Apa Itu Retensi Karyawan Hotel? Retensi karyawan adalah kemampuan hotel mempertahankan employee yang dibutuhkan organisasi agar tetap bekerja dan memberikan kontribusi dalam periode tertentu. Retention bukan berarti: β€œSemua employee harus dipertahankan.” Hotel tetap membutuhkan performance management dan replacement untuk employee yang tidak sesuai. Target yang lebih tepat: Mempertahankan employee berkinerja tinggi, critical talent, dan posisi yang sulit digantikan.

06 Aug 2026
Baca
Program Employee Recognition Hotel: Sistem Penghargaan Staff yang Fair dan Terukur

Program Employee Recognition Hotel: Sistem Penghargaan Staff yang Fair dan Terukur

Apa Itu Employee Recognition Hotel? Employee recognition adalah sistem untuk mengakui kontribusi, perilaku, pencapaian, atau performance employee yang memberikan value bagi hotel. Recognition tidak selalu berarti bonus. Bentuknya dapat berupa: penghargaan; public appreciation; certificate; point; voucher; training opportunity; career opportunity; bonus; promotion consideration. Tujuannya bukan sekadar membuat employee merasa senang. Recognition yang dirancang dengan baik berfungsi untuk memperkuat perilaku yang ingin dipertahankan hotel: Good Behavior β†’ Recognition β†’ Repetition

06 Aug 2026
Baca
Budaya Kerja Hotel yang Sehat: Fondasi untuk Service, Produktivitas, dan Retensi Staff

Budaya Kerja Hotel yang Sehat: Fondasi untuk Service, Produktivitas, dan Retensi Staff

Apa Itu Budaya Kerja Hotel yang Sehat? Budaya kerja hotel adalah pola perilaku, nilai, kebiasaan, dan cara mengambil keputusan yang secara konsisten terjadi dalam organisasi. Budaya tidak hanya ditentukan oleh: SOP; visi dan misi; poster nilai perusahaan; employee handbook. Budaya sebenarnya terlihat dari apa yang dilakukan ketika tidak ada yang mengawasi. Contohnya: Apakah staff berani melaporkan kesalahan? Apakah supervisor membagi workload secara fair? Apakah manager menerima feedback? Apakah employee saling membantu ketika occupancy tinggi? Apakah performance yang baik dihargai? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut lebih mencerminkan budaya kerja dibanding slogan perusahaan.

06 Aug 2026
Baca