Kapan Hotel Harus Menaikkan Harga Kamar?
Menaikkan harga kamar sering terasa seperti keputusan berisiko. Ketika occupancy mulai meningkat, sebagian hotel justru menahan rate karena khawatir pelanggan berpindah ke kompetitor.
Tips, strategi, dan insight seputar hotel management, teknologi, dan industri perhotelan Indonesia
Menampilkan 9 dari 53 artikel
Menaikkan harga kamar sering terasa seperti keputusan berisiko. Ketika occupancy mulai meningkat, sebagian hotel justru menahan rate karena khawatir pelanggan berpindah ke kompetitor.
Menurunkan harga kamar sering menjadi keputusan paling cepat ketika occupancy hotel mulai melemah. Harga diturunkan. Promo dibuka.
Ada hotel yang menaikkan harga ketika occupancy mencapai 80%. Ada pula yang tetap mempertahankan harga karena khawatir booking akan berhenti. Keduanya terlihat seperti keputusan pricing. Padahal, menentukan harga kamar jauh lebih kompleks daripada sekadar melihat occupancy hari ini.
Hotel dapat memiliki lokasi yang bagus, fasilitas lengkap, dan tingkat okupansi yang terlihat sehat, tetapi tetap mengalami tekanan terhadap profit.
Dalam bisnis hotel, perubahan permintaan hampir tidak pernah muncul secara tiba-tiba. Biasanya ada sinyal-sinyal kecil yang muncul lebih dahulu. Booking mulai masuk lebih cepat dari pola normal. Pencarian kamar meningkat pada tanggal tertentu. Lead time reservasi mulai memanjang.
Selama bertahun-tahun, banyak hotel tumbuh dengan mengandalkan pasar yang sama. Hotel bisnis mengandalkan corporate account. Hotel di destinasi wisata mengandalkan wisatawan domestik.
Hotel dapat memiliki fasilitas yang sama selama bertahun-tahun. Namun profil tamunya hampir pasti berubah. Wisatawan yang datang ke sebuah hotel lima atau sepuluh tahun lalu belum tentu memiliki kebutuhan, kebiasaan, maupun cara mengambil keputusan yang sama dengan tamu saat ini.
Wisatawan saat ini tidak lagi memilih hotel dengan cara yang sama seperti sepuluh atau dua puluh tahun lalu. Dulu, lokasi, harga, dan fasilitas mungkin menjadi pertimbangan utama. Sekarang, keputusan wisatawan dipengaruhi oleh jauh lebih banyak faktor. Review online.
Perlambatan pasar sering dianggap sebagai ancaman terbesar bagi industri hospitality. Permintaan menurun. Persaingan semakin ketat.